wanny. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Success? say ya

Happiness of success comes from a pain of failure, ketika melihat orang lain bahagia atas kesuksesannya jangan lantas iri, kita harus melihat seberapa besar perjuangannya dalam mencapai kesuksesannya tersebut. Sering kali yang terlihat di luar belum tentu seperti yang benar-benar kita bayangkan. Ada kala orang meremehkan kemampuan kita, menganggap tidak cukup kompeten untuk melakukan suatu hal besar karena kegagalan yang pernah kita lakukan. Eiiits tapi jangan salah saya tipe yang selalu percaya akan suatu proses, karena pada dasarnya tidak ada yang instan di dunia ini, suka duka itu berjalan beriringan dalam suatu kehidupan. Ada harga yang harus dibayar untuk sebuah kesuksesan yaitu pengorbanan besar untuk mau jatuh dalam kubang kegagalan dan keberanian menghadapi rintangan-rintangan terjal yang menghadang serta terpaan hujatan yang mungkin hadir mengiringi. Tapi itulah proses, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Di sini saya hanya ingin share orang-orang yang menginspirasi saya agar tidak mudah menyerah dengan yang namanya "kegagalan" dan take deeply on my mind untuk selalu ber-positive thinking bahwa “kita pasti bisa untuk sukses”. Tokoh- tokoh ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita yaitu antara lain :
  1. Walt Disney
  2. Pada tahun 1919, Walt Disney dipecat dari pekerjaannya di koran Kansas City Star. Menurut atasannya, "imajinasinya kurang dan tidak punya ide bagus." Kegagalannya tidak berhenti sampai di situ, Disney lalu mendirikan Laugh-O-Gram, studio animasi yang berujung bangkrut. Akhirnya, ia memilih masuk ke area yang lebih menguntungkan, Hollywood. Ia bersama adiknya pindah ke California dan mulai memproduksi serial kartun populer.
  3. JK Rowling 
  4. JK Rowling pernah bekerja sebagai sekretaris di kantor Amnesti Internasional London sambil bermimpi menjadi seorang penulis. Secara diam-diam ia menulis cerita di komputer kantornya, ceritanya mengenai bocah penyihir bernama Harry Potter. Lama-lama atasannya sudah jengah karena kelakuan Rowling yang lebih niat menulis cerita daripada bekerja. Setelah dipecat, Rowling sempat bertahan hidup menggunakan pesangon yang ia terima. Kini, ia menjadi milyuner dan salah satu penulis cerita paling sukses di dunia
  5. Madonna 
  6. Setelah drop out (DO) dari universitas dan pindah ke New York, Madonna sempat mengalami krisis finansial yang berkepanjangan. Saking butuh uang, ia sempat bekerja di Dunkin' Donuts yang terletak di wilayah Times Square. Itu pun tidak bertahan lama. Setelah tak sengaja menumpahkan selai jeli ke seorang pelanggan, Madonna langsung dipecat oleh managernya. Diva tahun 80-an itu pun sempat berpindah-pindah dari satu restoran cepat saji ke lainnya sebelumnya memulai karir musiknya di 1979.
  7. Oprah Winfrey
  8. Reporter berita malam Oprah Winfrey selalu terbawa suasana ketika melaporkan beritanya. Sang Produser WJZ-TV memutuskan untuk memberhentikan Oprah dari tugasnya. Oprah diberi pilihan untuk tetap bekerja di stasiun televisi itu tapi tak lagi membawakan berita. Meski sakit hati dan hanya bisa membawakan acara televisi biasa saja, ia tetap bertahan dan terus berusahaa yang terbaik. Kesedihannya tak bertahan lama karena acara televisinya mulai diminati masyarakat dan akhirnya bisa sukses seperti sekarang.
  9. Elvis Presley
  10. Elvis mungkin saja menjadi raja rock 'n' roll, tapi kesuksesannya itu merupakan buah dari beberapa kegagalan di masa lalu. Setelah satu pertunjukkan di Grand Ole Opry, Nashville, manajer konser menyuruhnya pulang ke Memphis dan kembali fokus di karir lamnya, yaitu supir truk. Untungnya, dia tidak menuruti permintaan si menajer tersebut. Pantang menyerah, Elvis tak berhenti melakukan banyak pertunjukkan di area tersebut sampai bisa ikut tur bersama Hank Snow, salah satu musisi terkenal di industri musik country.
  11. Steve Jobs
  12. Jobs mungkin bisa disebut sebagai salah seorang inovator sepanjang masa. Namun sebelumnya, dia pun pernah sampai pada titik nadir kehidupannya, menghadapi banyak penolakan. Bahkan digusur dari perusahaan yang dibantu dirikan itu. Tapi Jobs bukanlah orang yang mudah putus asa. Kekecewaan, bagi dia merupakan energi yang kemudian disalurkan untuk 'petualangan' baru, sebelum akhirnya kembali ke Apple pada 1996. Dalam sebuah pidatonya di Universitas Stanford, Amerika, dia mengungkapkan: ".... dipecat dari Apple merupakan pengalaman terbaik yang pernah terjadi pada saya. Jalan terjal menuju kesuksesan tergantikan oleh semangat menjadi pemula kembali, yakni sebuah rasa untuk terus tidak puas (Jobs menyebutnya: kurang yakin) terhadap sesuatu. Inilah yang membuat saya masuk ke dalam periode paling kreatif dalam hidup."
  13. Soichiro Honda
  14. Pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda–Soichiro Honda–diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. “Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya di sekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Ia pernah ditolak ketika melamar di Toyota Motor Corporation sebagai insinyur. Ia menganggur terus sampai tetangganya mulai membeli skuter buatan rumahnya. Sesudah itu, ia mendirikan perusahaan sendiri, Honda. Saat ini, Honda adalah salah satu produsen otomotif terbesar di dunia, mengalahkan GM dan Chrysler.
  15. Louis Braille
  16. Louis Braille mengalami kerusakan pada salah satu matanya ketika berusia 3 tahun. Waktu itu secara tidak sengaja dia menikam matanya sendiri dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja ayahnya. Kemudian mata yang satunya terkena sympathetic ophthalmia, sejenis infeksi yang terjadi karena kerusakan mata yang lainnya. Kebutaan tidak membuatnya putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang membantu orang buta juga bisa membaca. Sekarang siapa yang tidak tahu Abjad Braille?
  17. Albert Einstein
  18. Dialah ilmuwan terkenal abad 20 yang terkenal dengan teori relativitasnya. Dianggap sebagai ilmuwan terpenting abad 20, penerima 2 hadiah Nobel untuk Fisika. Di masa kecilnya, ia adalah seorang anak yangterlambat berbicara dan juga mengidap Autisme. Ia juga suka lalai dengan pelajaran. Bahkan orangtuanya mengira Einstein cacat mental. Melihat kondisi itu orang tuanya sangat prihatin sehingga ia berkonsultasi dengan dokter. Karena kemampuan berbicaranya yang lambat membuatnya pernah gagal di sekolah dan kepala sekolah menyarankan agar ia keluar dari sekolah. Tentu saja ia memberontak kepada sekolah yang mengusirnya dan menganggapnya sebagai anak yang sangat bodoh. Nilainya di sekolah dasar sangat buruk sampai gurunya menyuruhnya berhenti sekolah dan berkata kepada Einstein, “Kamu tak akan bisa belajar apa saja.” Pada masa kecil kemampuan berbahasanya memang lebih rendah namun kemampuan numerika atau matematika begitu luar biasa, sebelum ia berumur lima belas tahun ia telah menguasai kalkulus diferensial dan integral yang dipelajarinya secara mandiri/ otodidak. Ia juga memiliki kegemaran untuk memecahkan masalah rumit dalam aritmatika terapan. Hingga pada akhirnya ia mencapai kesuksesan sebagai ilmuwan yang teorinya sangat luar biasa.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar